Wednesday, July 29, 2009
DEATH PEOPLE DARAH TINGGI
Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah tekanan darah
yang selalu terbaca di atas 140/90 mmHg
(milimeter air raksa). Keadaan ini tidak
bisa disembuhkan tetapi bisa dikontrol
dengan pola hidup sehan dan obat-obatan.
GEJALA
• Biasanya tidak ada gejala sampai timbul komplikasi.
PENYEBAB
• 90 % kasus penyebab tidak diketahui
• 10 % kasus penyebab adalah penyakit jantung/ginjal,
diabetes, atau tumor dari kelenjar adrenal.
KOMPLIKASI
• Stroke
• Kegagalan jantung
• Kerusakan ginjal.
YANG DAPAT ANDA LAKUKAN
• Jangan merokok/minum alkohol
• Diet rendah garam rendah lemak
• Olah raga secara teratur
• Istirahat bila tegang/lelah, lakukan pelemasan otot
• Minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter
• Periksa dokter secara teratur.
TINDAKAN DOKTER
• Memberi resep obat anti hipertensi
• Mengawasi timbulnya komplikasi dan mengobatinya.
PENCEGAHAN
• Setelah umur 30 tahun, periksa tekanan
darah setiap tahun
• Jangan merokok/minum alkohol
• Kurangi berat badan bila berlebihan
• Lakukan latihan aerobik
• Pelajari cara-cara mengendalikan stres.
| Sumber Berita : Utusan Malaysia, 2005-08-17, Posted on August- 17-2005 12:05 pm |
| 3 juta pesakit diabetes, darah tinggi diberi tumpuan
|
|
|
|
|
Apakah yang dimaksud dengan darah tinggi?
Darah tinggi atau hipertensi adalah suatu penyakit dimana tekanan
darah melebihi nilai normal. Penggolongan tekanan darah
manusia adalah sebagai berikut:
Penggolongan Tekanan Darah Tekanan darah sistolik
(mmHg) Tekanan darah diastolik (mmHg)
Normal <>
120 – 139 atau 80 – 89
Hipertensi derajat 1 140 – 159 atau 90 – 99
Hipertensi derajat
2 ≥ 160 atau ≥ 100
Apakah gejala darah tinggi?
Orang dengan penyakit tekanan
darah tinggi atau hipertensi pada
umumnya tidak bergejala. Hipertensi diketahui
secara kebetulan. Biasanya pada saat berobat ke dokter
untuk keluhan lain dan kemudian dilakukan pengukuran
tekanan darah, barulah ketahuan bahwa menderita hipertensi.
Dalam dunia kedokteran, hipertensi dikenal sebagai ‘
silent killer’ oleh karena menyebabkan kematian tanpa
menampakkan adanya gejala atau keluhan sebelumnya.
Apa yang akan terjadi bila darah tinggi tidak diobati?
Tekanan darah yang tinggi dapat menimbulkan berbagai
macam komplikasi atau penyulit antara lain pada
jantung dapat menimbulkan pembesaran otot jantung
(left ventricular hypertrophy), angina atau fase awal infark miokard, gagal jantung; pada otak dapat menimbulkan stroke atau serangan iskemia sementara
(transient ischemic attack); pada ginjal
menyebabkan penyakit ginjal menahun; penyakit
pembuluh darah arteri perifer antara lain impotensi
; pada mata menyebabkan retinopati
yang dapat menimbulkan kebutaan.
Apa penyebab darah tinggi?
Sebagian besar pasien tidak diketahui apa penyebabnya.
Beberapa penyebab darah tinggi yang dapat diidentifikasi
adalah yang disebabkan oleh henti napas pada
saat tidur (sleep apnea), obat-obatan,
penyakit ginjal menahun, penyakit pembuluh darah ginjal,
penyakit tiroid atau paratiroid, penyakit aldosteronisme
primer, penyakit pheochromocytoma,
dan penyakit coarctatio aorta.
Apa saja faktor risiko terjadinya penyaki
t pembuluh darah jantung dan otak?
Faktor-faktor risiko penyakit jantung koroner
dan stroke sama yaitu darah tinggi atau hipertensi, merokok,
kegemukan, kurang aktivitas fisik, dislipidemia
(kadar kolesterol LDL yang tinggi, kadar
kolesterol HDL yang rendah,
dan atau kadar trigliserida yang tinggi),
diabetes mellitus (penyakit kencing manis atau penyakit gula)
, usia (di atas 55 tahun untuk pria, di atas 65 tahun untuk wanita),
dan adanya riwayat keluarga menderita penyakit jantung koroner
dan atau stroke pada usia muda (di bawah usia 55 tahun pada pria
di bawah usia 65 tahun pada wanita).
Apakah harus minum obat seumur hidup?
Tujuan pengobatan darah tinggi adalah untuk mencapai
tekanan darah kurang dari 140/90. Untuk pasien-pasien
tinggi yang disertai dengan penyakit kencing manis
penyakit ginjal menahun atau pernah dioperasi jantung maka target
tekanan darah tinggi yang harus dicapai adalah
kurang dari 130/80.
Tujuan penurunan tekanan darah adalah untuk mengurangi risiko
penyakit jantung koroner dan stroke serta penyakit ginjal.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut ada beberapa cara
yang harus dilakukan oleh pasien yaitu perubahan
Bila tekanan darah dapat dikendalikan dengan
lifestyle saja maka tidak perlu obat-obatan.
Karena penyebab darah tinggi sebagian besar
diketahui, maka pada umumnya memang
sebagian besar pasien harus terus minum
obat darah tinggi setiap hari sepanjang hidupnya.
Apakah minum obat darah tinggi setiap hari tidak merusak ginjal?
Bila darah tinggi tidak diobati maka justru akan menyebabkan
ginjal rusak, dan ginjal yang rusak akan menyebabkan
darah akan semakin bertambah tinggi.
Apa saja perubahan
Bila anda kegemukan maka dengan mengurangi berat badan,
tekanan darah dapat turun.
Tekanan darah sistolik dapat
antara 5 – 20 mmHg setiap 10 kg berat badan yang berkurang.
Dengan makan paling sedikitnya 5 porsi buah-buahan
sayur-sayuran maka tekanan
darah sistolik dapat turun antara 8 – 14 mmHg.
Dengan mengurangi asupan natrium atau sodium
(garam dapur) maka tekanan darah
sistolik dapat turun antara 2 – 8 mmHg.
Dengan berolahraga secara teratur
hari maka tekanan darah sistolik
turun antara 4 – 9 mmHg.
No comments:
Post a Comment